Festival Kopi Cianjur 2017

Cianjur Creative Network, Festival Sarongge 2017 bekerjasama dengan Sindikat Seduh Cianjur mengadakan Festival Kopi Cianjur 2017. Festival Kopi Cianjur ini terdiri dari 4 rangkaian acara yaitu: Lomba Seduh Manual Piala Bupati Cianjur, Ngarumat Cai Sarongge, Nonton Bareng Film Aroma of Heaven dan Diskusi Tentang Kopi Cianjur.

Logo Festival Kopi 2017

Lomba Seduh Manual Piala Bupati Cianjur, 20 September 2017

judges festival kopi
judges festival kopi

Dalam Lomba Seduh Manual Piala Bupati Cianjur 2017, pemenang diseleksi oleh 3 Juri, yaitu: Aditya G. Putra (Owner Caffetto Coffee) sebagai Head Judge, Syahid Hurriyatna (Owner Ngopi Dipit) sebagai juri 1 dan Kriss Ginting (Kahowa Kopi Karo) sebagai juri 2.

Lomba ini diiukti oleh 32 peserta dari seluruh Jawa Barat.

Peserta Lomba Seduh Manual Piala Bupati Cianjur 2017

Metode battle yang dilakukan dari jam 08.00 sampa dengan 21.00 telah berhasil menjaring 2 semifinalis dengan juara pertama Eri Sutrisnodari Jakarta dan Pemenang Kedua, Ravly Reinaldi Suhanda dari Karawang.

Juara Pertama Eri Sutrisno bersama Tosca Santoso
Juara Kedua, Ravly Reinaldi Suhanda bersama Mario Devys

Nobar Aroma Of Heaven, 22 September 2017

Lalu pada tanggal 22 September 2017, Nobar Film dokumenter Aroma Of Heaven, besutan sutradara Budi Kurniawan yang telah meraih penghargaan  internasional, dilaksanakan di Bumi Ageung, Cianjur.

Poster Nobar Aroma Of Heaven

Kenapa di Bumi Ageung, karena Bumi Ageung adalah rumah peristirahatan bupati Cianjur Prawiradiredja II yang memimpin Cianjur pada tahun 1862-1910 adalah karena pada zamannya, Cianjur sempat mengalami ekspor kopi ke Eropa.

Sindikat Seduh Cianjur Mengisi Booth Di Acara Nobar dan Diskusi
Sindikat Seduh Cianjur Mengisi Booth Di Acara Nobar dan Diskusi

Diskusi Tentang Kopi Cianjur

Setelah acara nobar lalu dilanjut dengan diskusi tentang kopi Cianjur

poster diskusi kopi

Pada sesi diskusi didapat kesimpulan bahwa untuk kembali mengangkat kopi Cianjur kembali mendunia adalah dengan cara meningkatkan kualitasnya agar bisa diperhitungkan oleh dunia perkopian.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *